admin

PropertyLounge.id adalah Konsultan Jasa Digital Marketing Property Agancy Terbaik dan Terpercaya Sejak 2008 di Indonesia. Untuk Info lengkap Digital Marketing Property Silahkan Hubungi Kami di +62 819-7810-088

Cara Menghitung Break Even Point Properti

Break Even Point properti adalah titik saat pendapatan atau nilai penjualan sudah menutup seluruh biaya investasi. Pada titik ini, pemilik belum mencatat laba, tetapi juga tidak lagi menanggung rugi. Konsep ini penting untuk investor rumah sewa, pengembang kecil, pemilik kos, pembeli ruko, dan pelaku flipping properti. Tanpa perhitungan BEP, keputusan membeli properti sering hanya bertumpu …

Cara Menghitung Break Even Point Properti Read More »

Cara Menghitung Debt Service Coverage Ratio (DSCR)

Debt Service Coverage Ratio (DSCR) adalah rasio yang mengukur kemampuan arus kas usaha untuk membayar kewajiban utang. Rasio ini penting bagi pemilik bisnis, analis kredit, investor, dan mahasiswa akuntansi karena menunjukkan apakah pendapatan operasional cukup untuk menutup cicilan pokok dan bunga. Dalam praktik pembiayaan, DSCR sering menjadi alat awal untuk menilai kelayakan pinjaman, terutama pada …

Cara Menghitung Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Read More »

Discounted Cash Flow (DCF) untuk Properti: Cara Menilai Nilai Wajar Aset Berdasarkan Arus Kas

Discounted Cash Flow (DCF) untuk properti adalah metode penilaian yang menghitung nilai wajar aset dari proyeksi arus kas masa depan. Investor, penilai, pengembang, dan analis kredit memakai DCF saat harga pasar saja belum cukup menjelaskan potensi ekonomi suatu properti. Metode ini sangat berguna untuk aset yang menghasilkan pendapatan, seperti kos, apartemen sewa, ruko, gudang, hotel, …

Discounted Cash Flow (DCF) untuk Properti: Cara Menilai Nilai Wajar Aset Berdasarkan Arus Kas Read More »

Analisis Sensitivitas Investasi Properti

Dalam investasi properti, proyeksi keuntungan sering terlihat menarik di atas kertas. Sewa diasumsikan stabil, harga properti diperkirakan naik, biaya operasional dianggap terkendali, dan properti diasumsikan selalu terisi penyewa. Masalahnya, kondisi nyata jarang berjalan persis seperti proyeksi awal. Harga bisa stagnan, penyewa bisa kosong, biaya renovasi membengkak, dan suku bunga dapat berubah. Karena itu, investor perlu …

Analisis Sensitivitas Investasi Properti Read More »

Pentingnya Due Diligence Properti

Membeli properti bukan sekadar memilih lokasi bagus, menawar harga, lalu menandatangani akta jual beli. Di balik satu transaksi properti, ada banyak aspek yang perlu diperiksa secara teliti, mulai dari legalitas sertifikat, kondisi bangunan, potensi sengketa, kesesuaian tata ruang, biaya operasional, hingga risiko pasar. Proses pemeriksaan menyeluruh ini disebut due diligence properti. Due diligence properti adalah …

Pentingnya Due Diligence Properti Read More »

Cara Menghitung Gross Rental Yield

Dalam investasi properti, salah satu indikator paling mudah digunakan untuk menilai potensi pendapatan sewa adalah gross rental yield. Rasio ini menunjukkan seberapa besar pendapatan sewa kotor tahunan dibandingkan dengan harga atau nilai properti. Bagi investor pemula, gross rental yield sering menjadi langkah awal untuk menyaring properti sebelum melakukan analisis yang lebih detail. Gross rental yield …

Cara Menghitung Gross Rental Yield Read More »

Cara Mengukur Risiko Gagal Bayar Properti

Risiko gagal bayar properti adalah kemungkinan pemilik, investor, atau penyewa pembiayaan tidak mampu memenuhi kewajiban cicilan, bunga, sewa, pajak, atau biaya operasional properti. Risiko ini tidak hanya muncul saat harga properti turun. Risiko juga muncul ketika arus kas melemah, bunga naik, okupansi turun, biaya renovasi membesar, atau legalitas aset bermasalah. Karena itu, pengukuran risiko harus …

Cara Mengukur Risiko Gagal Bayar Properti Read More »

Cara Menyusun Studi Kelayakan Finansial Investasi Properti

Investasi properti membutuhkan modal besar, waktu panjang, dan keputusan yang tidak mudah dibalik. Karena itu, sebelum membeli rumah sewa, kos, ruko, gudang, apartemen, tanah komersial, atau properti produktif lainnya, investor perlu menyusun studi kelayakan finansial investasi properti. Studi ini membantu menilai apakah sebuah properti layak dibeli berdasarkan data keuangan, bukan sekadar intuisi, lokasi populer, atau …

Cara Menyusun Studi Kelayakan Finansial Investasi Properti Read More »

Analisis Yield Apartemen vs Rumah

Dalam investasi properti, apartemen dan rumah sering menjadi dua pilihan utama bagi investor pemula. Keduanya sama-sama dapat disewakan, berpotensi mengalami kenaikan harga, dan relatif mudah dipahami dibandingkan aset properti komersial seperti ruko, gudang, atau gedung kantor. Namun, dari sisi yield, apartemen dan rumah memiliki karakter yang berbeda. Yield adalah rasio yang menunjukkan seberapa besar pendapatan …

Analisis Yield Apartemen vs Rumah Read More »

Mengapa Gudang Semakin Diminati Investor?

Dalam beberapa tahun terakhir, gudang menjadi salah satu aset properti yang semakin menarik perhatian investor. Jika dulu investasi properti lebih banyak dikaitkan dengan rumah, apartemen, tanah, atau ruko, kini gudang dan fasilitas logistik mulai masuk dalam daftar aset yang dianggap strategis. Perubahan ini tidak terjadi tanpa alasan. Pertumbuhan e-commerce, kebutuhan distribusi cepat, perkembangan industri manufaktur, …

Mengapa Gudang Semakin Diminati Investor? Read More »