admin

PropertyLounge.id adalah Konsultan Jasa Digital Marketing Property Agancy Terbaik dan Terpercaya Sejak 2008 di Indonesia. Untuk Info lengkap Digital Marketing Property Silahkan Hubungi Kami di +62 819-7810-088

Dynamic Pricing untuk Developer: Apakah Harga Rumah Harus Selalu Tetap?

Harga rumah sering dianggap harus konsisten sejak proyek diluncurkan hingga unit terjual. Padahal, permintaan konsumen, jumlah stok, biaya pembangunan, penawaran kompetitor, dan kondisi pembiayaan terus berubah. Karena itu, developer dapat menggunakan dynamic pricing untuk menyesuaikan harga berdasarkan kondisi pasar. Dalam properti, dynamic pricing bukan berarti harga berubah sembarangan setiap hari. Strategi ini adalah penetapan harga …

Dynamic Pricing untuk Developer: Apakah Harga Rumah Harus Selalu Tetap? Read More »

Inventory Aging: Metrik yang Jarang Dibahas dalam Penjualan Properti

Dalam penjualan properti, perhatian biasanya tertuju pada jumlah lead, booking, conversion rate, nilai transaksi, dan pencapaian target bulanan. Namun ada satu metrik yang sering luput dari dashboard manajemen: inventory aging. Padahal, umur stok dapat menunjukkan apakah suatu unit masih memiliki daya tarik pasar atau justru mulai berubah menjadi aset yang semakin mahal untuk dipertahankan. Inventory …

Inventory Aging: Metrik yang Jarang Dibahas dalam Penjualan Properti Read More »

Mengapa Developer Perlu Menghitung Revenue per Marketing Channel?

Dalam bisnis properti, marketing sering dievaluasi dari jumlah leads, cost per lead, impressions, atau traffic. Angka tersebut berguna, tetapi belum menjawab pertanyaan yang paling dekat dengan bisnis: berapa revenue yang benar-benar dihasilkan setiap marketing channel? Developer dapat memiliki ribuan leads dari Meta Ads, Google Search, portal properti, event, referral, broker, email, dan database reactivation. Masalah …

Mengapa Developer Perlu Menghitung Revenue per Marketing Channel? Read More »

Market Gap: Mencari Segmen Pembeli yang Belum Dilayani Developer

Pasar properti sering terlihat penuh. Dalam satu kawasan terdapat banyak cluster, apartemen, rumah subsidi, dan proyek baru. Namun banyaknya produk tidak berarti seluruh kebutuhan konsumen sudah terpenuhi. Di antara supply yang tersedia tetap ada kelompok pembeli yang kebutuhannya belum dijawab. Ruang inilah yang disebut market gap. Bagi developer, menemukan market gap bukan berarti mencari lokasi …

Market Gap: Mencari Segmen Pembeli yang Belum Dilayani Developer Read More »

Apakah Rumah Tipe 36 Masih Menjadi Produk Paling Rasional?

Rumah tipe 36 sudah lama menjadi salah satu produk populer di pasar properti Indonesia. Luas bangunan yang relatif kompak, harga yang lebih terjangkau, serta pilihan lokasi yang beragam membuat tipe ini identik dengan rumah pertama bagi keluarga muda. Namun, ketika kebutuhan konsumen dan kondisi pasar berubah, muncul pertanyaan: apakah rumah tipe 36 masih menjadi produk …

Apakah Rumah Tipe 36 Masih Menjadi Produk Paling Rasional? Read More »

Apa Hubungan Suku Bunga, KPR, dan Penjualan Rumah Berdasarkan Data 2026?

Pasar properti Indonesia pada 2026 memberikan gambaran menarik mengenai hubungan antara suku bunga, KPR, dan penjualan rumah. Ketiganya saling berkaitan, tetapi pengaruhnya tidak selalu berlangsung secara langsung. Kenaikan suku bunga, misalnya, tidak otomatis membuat seluruh konsumen berhenti membeli rumah. Namun, perubahan biaya kredit dapat memengaruhi kemampuan mencicil dan keputusan pembelian. Data Bank Indonesia menunjukkan dinamika …

Apa Hubungan Suku Bunga, KPR, dan Penjualan Rumah Berdasarkan Data 2026? Read More »

Pergeseran Selera Pembeli Rumah 2026 Berdasarkan Data Penjualan

Pasar properti Indonesia pada 2026 memperlihatkan perubahan menarik. Pembeli tidak sekadar mencari rumah berdasarkan ukuran atau lokasi, tetapi semakin mempertimbangkan keterjangkauan harga, kesiapan hunian, akses transportasi, dan kemudahan pembiayaan. Data penjualan serta pencarian properti menunjukkan bahwa konsumen menjadi lebih selektif ketika menentukan hunian. Perubahan tersebut terlihat jelas jika membandingkan kinerja penjualan pada dua kuartal pertama …

Pergeseran Selera Pembeli Rumah 2026 Berdasarkan Data Penjualan Read More »

Data KPR Mengungkap Siapa yang Masih Aktif Membeli Rumah pada 2026

Pasar properti Indonesia pada 2026 menghadapi situasi yang menarik. Penjualan rumah belum sepenuhnya kembali ke jalur pertumbuhan kuat, tetapi permintaan tidak menghilang. Di balik angka penjualan yang berfluktuasi, data Kredit Pemilikan Rumah (KPR) 2026 memberikan petunjuk mengenai kelompok konsumen yang masih aktif melakukan pembelian. Bank Indonesia mencatat bahwa penjualan properti residensial primer pada kuartal II …

Data KPR Mengungkap Siapa yang Masih Aktif Membeli Rumah pada 2026 Read More »

Instagram vs TikTok vs Google: Dari Mana Pembeli Properti Datang?

Perjalanan membeli rumah semakin digital. Calon konsumen dapat pertama kali melihat proyek melalui TikTok, menyimpan unggahan Instagram, lalu mengetik nama developer, lokasi, atau harga rumah di Google. Setelah itu, mereka membuka situs proyek, portal properti, WhatsApp, dan akhirnya membuat janji dengan sales. Karena jalurnya tidak linear, pertanyaan “dari mana pembeli properti datang?” tidak bisa dijawab …

Instagram vs TikTok vs Google: Dari Mana Pembeli Properti Datang? Read More »

Rumah Rp500 Juta–Rp1 Miliar Paling Banyak Dicari di Kota Mana?

Rumah Rp500 juta–Rp1 miliar menarik konsumen Indonesia. Segmen ini juga sering menjadi titik temu kebutuhan dan kemampuan. Rentang ini cukup dekat dengan kemampuan banyak keluarga muda, pembeli rumah pertama, dan investor yang mencari properti dengan harga lebih terjangkau daripada hunian premium. Namun, ketika pertanyaannya adalah kota mana yang paling banyak mencari rumah pada rentang harga …

Rumah Rp500 Juta–Rp1 Miliar Paling Banyak Dicari di Kota Mana? Read More »